Archive

Posts Tagged ‘modul praktikum PLC’

Self-Made PLC Training KIT

September 28, 2011 14 comments

Pada zaman modern sekarang ini, perangkat digital banyak kita temukan dalam kehidupan keseharian kita. Perangkat digital tersebut diantaranya adalah telepon selular cerdas, tablet PC, laptop, kamera digital, mesin cuci dengan fuzzy logic, televisi cerdas, dan pemutar cakram DVD dan perangkat elektronik digital lainnya. Perangkat-perangkat tersebut merupakan produk era digital.

Hal yang sama juga terjadi di dunia otomasi industri. Banyak sekali divais elektronik digital yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi produksi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi perusahaan secara keseluruhan yang pada akhirnya akan perusahaan agar tetap beroperasi.

Dimulai dari sensor, kemudian dilanjutkan kepada pengendali dan akhirnya sampai pada actuator, divais elektronik digital mengambil peranan penting dalam melaksanakan tugasnya agar proses produksi tetap berjalan semulus yang diinginkan.

PLC merupakan salah satu pengendali digital yang banyak dikenal dan umum digunakan. PLC dirancang dengan memiliki fleksibilitas agar mudah digunakan dan diimplementasikan pada sistem pengendalian di industri. Salah satu keunggulan PLC jika dibandingkan dengan divais pengendali elektronik konvensional lainnya adalah kemudahan dalam penggunaannya, yakni dengan cara membuat program tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mengendalikan proses di industri.

Banyak peralatan di industri yang dikendalikan oleh PLC, seperti kompresor gas yang digerakkan oleh motor listrik maupun mesin turbin, generator listrik yang digerakkan oleh mesin turbin, baik turbin gas maupun turbin uap, perangkat pendingin ruangan yang berkapasitas besar dan lain-lain.

Karena fiturnya yang bisa diprogram, merupakan sebuah tantangan bagi para teknisi industri  khususnya teknisi Electrical dan Instrument dab bahkan Mekanik yang bekerja di lokasi kerja tertentu untuk dapat membuat perubahan atau modifikasi program sesuai dengan kebutuhan proses industri seperti pemasangan peralatan tambahan baru dan lain-lain. Sehingga, keterampilan dalam melakukan pengawatan, perakitan, pemrograman dan penelusuran masalah (troubleshooting) PLC sangatlah diperlukan untuk kelancaran proses industri. Pengetahuan dan keterampilan para teknisi perawatan peralatan industri memang bisa ditingkatkan dengan cara mengikuti program pelatihan pada sebuah lembaga pelatihan yang cukup dikenal reputasinya. Akan tetapi, kenyataanya, program pelatihan tersebut hanya bersifat pengenalan sehingga pengetahuan yang lebih mendalam serta keterampilan (bahasa gayanya: skill) mengenai PLC masih tetap harus ditingkatkan secara terus menerus agar keterampilan yang sudah didapat semakin terasah. Memang hal ini dapat dilakukan dengan cara mengikuti program pelatihan yang bersifat intensif, akan tetapi, hal ini membutuhkan biaya yang sangat besar. Menurut penawaran beberapa lembaga pelatihan yang melaksanakan program pelatihan PLC, biaya yang harus dikeluarkan untuk satu orang peserta dalam mengikuti program pelatihan PLC selama 5 hari berkisar antara tujuh sampai  sepuluh juta rupiah untuk pelatihan dasar PLC.

Melihat dan menelaah masalah di atas, muncullah gagasan agar pelatihan PLC dimaksud dapat diselenggarakan secara internal pada perusahaan itu sendiri, tentunya harus ada paling tidak satu orang yang memang paham PLC. Akan tetapi pelatihan PLC tidah bisa dilakukan hanya dengan pertemuan di kelas saja, harus ada semacam praktikum agar peserta bisa bersentuhan langsung dalam mengasah keterampilannya. Dari situlah dirancang sebuah perangkat yang dapat dijadikan alat praktikum peserta pelatihan yang dilaksanakan oleh perusahaan itu sendiri.

Untuk menghemat biaya, dimanfaatkanlah sparepart atau suku cadang PLC yang tersimpan di gudang, sebagai onderdil cadangan manakala ada salah satu atau lebih modul PLC yang bermasalah. Selama menjadi spare part, modul-modul tersebut sama sekali tidak memberikan manfaat selain memberikan rasa nyaman kepada pihak maintenance section karena merasa aman manakala ada modul yang rusak, tinggal ambil dari gudang dan menggantinya.

Untuk dapat mengambil manfaat dari sparepart yang menjadi cadangan tersebut sejalan dengan ide di atas, maka semua peralatan yang digunakan untuk membuat perangkat pelatihan PLC (PLC training KIT ini) menggunakan spare part yang memang sudah tersedia di gudang dan beberapa material berasal dari sisa proyek yang teronggok sebagai “sampah” dan beberapa barang bekas dari tempat pembuangan sementara di tempat bekerja yang siap dikirim ke tempat pembuangan akhir.

Berikut ini material yang digunakan oleh TeknisiInstrument dalam membuat perangkat praktikum pelatihan PLC, semua modul PLC adalah buatan AllenBradley™:

  1. Power supply 24vdc
  2. Rack: part number 1746-A7
  3. Rack power supply: part number 1746-P3
  4. CPU: part number 1747-L542
  5. Digital input module: part number 1746-IB16
  6. Digital output: part number 1746-OW16
  7. Analog input module: part number 1746-NI4
  8. RTD input module: part number 1746-NR8
  9. Frame: dibuat dengan memanfaatkan tubing SST ¾” bekas yang dibersihkan terlebih dahulu serta cable tray SST, yang juga bekas
  10. Terminal stripes: ex-project and sebagai saparepart
  11. Push buttons
  12. Lampu indikator
  13. Miniature Circuit Breaker
  14. Fuses and fuse boxes
  15. Buzzer
  16. Kabel: ex-project and untuk sparepart
  17. Material tambahan lainnya (ex-project dan barang  bekas yang masih dapat digunakan): cable duct, mounting bolts, DIN rail, cable ties, dll)
Dan beginilah penampakannya:
Saat pembuatan/perakitan

Saat pembuatan/perakitan

Saat pengujian

Saat pengujian

Disclaimer:
Semua merk yang disebutkan dan/atau digambarkan adalah milik pemegangnya, ditulis dalam artikel ini hanya sebagai ilustrasi, tanpa ada interest apapun. Tulisan ini bukan merupakan panduan, hanya sebuah langkah yang pernah dilakukan oleh TeknisiInstrument. TeknisiInstrument tidak bertanggung jawab jika ada hal negatif yang timbul dari tulisan ini.
Categories: PLC
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 414 other followers

%d bloggers like this: